MAKALAH
PERAN
MANAJER
Tugas Ini Dibuat Untuk
Memenuhi Mata Kuliah Manajemen
Dosen Pengampu :
Dra.Rosidah M.Si.
Disusun Oleh : Kelompok 4
Wahyu Abdul Azis
Vita Rizkia Wulandari
Desi Indah Lestari
Lisa Amalia
Via Sari
Yeni Yorena Br Sinukaban
PROGRAM
STUDI SEKRETARI
FAKULTAS
EKONOMI
UNIVERSITAS
NEGERI YOGYAKARTA
2017
BAB
I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Peranan seorang manajer dalam suatu
organisasi itu sangatlah penting karerna keberadaan seorasng manajer menjadi
motivator bagi karyawan-karyawannya dan salah satu ujung tombak dari
keberhasilan suatu organisasi.Salah satu tugas atau peran seorang manajer yaitu
harus bisa mengatasi konflik yang ada dalam suatu organissasi yang dipimpinnya
sehingga setiap konflik itu dalam diseelesaikan dengan baik dan tidak ada yang
merasa dirugikan. Manajer adalah seseorang yang bekerja melalui orang lain
dengan mengkoordinasikan kegiatan-kegiatannya guna mencapai sasaran suatu
organisasi. Posisi manajer menjadi sangat krusial bila Diriektur atau Deputy
dan diharapkan mempunyai peranan dalam meningkatkan serta menjaga keseimbangan
dalam suatu organisai. Seorang manajer dalam menjalankan tugasnya menjamin
ketersediaan, keakuratan, ketepatan, dan keamanan informasi seta pengatiran
organisasi yang baik serta dibutuhkan oleh suatu organisasi untuk mencapai
tujuan organisasi, sekaligus meningkatkan eksistensi organisasi di tengah-tengah
lingkungannya.Keberhasilan menjalankan tugas ini mensyaratkan manajer mempunyai
kemampuan multidisiplin, seperti dalam bidang : teknologi, bisnis, manejemen,
serata kepemimpinan.
Menjadi seorang manajer memang bukan
merupakan perkara yang mudah, perlu bertahun-tahun pengalaman dan jam terbang
serta bidang keilmuan yang mencukupi yang bisa menjadikan ia pantas disebut dan
diangkat menjadi seorang manajer. Seorang manajer harus mampu untuk mengatasi
masalah dan mampu untuk meramalkan kejadian yang akan terjadi bila sebuah
keoutusan diambil, namun tidak semua manajer itu bekerja selayaknya seorang
manajer, ada manajer yang hanya bisa menyuruh-nyuruh dan tidak mau dikoreksi
apabila ia salah dan tidak mau dikritik padahal pemimpin yang baik adlah
pemimpin yang mau mendengarkan keluhan dari bawahannya.
B. RUMUSAN MASALAH
1. Apa pengertian peran ?
2. Apa saja peran manajer ?
C. TUJUAN MASALAH
1.
Mengetahui tentang pengertian peran
2.
Mengetahui jenis peran dalam manajer
BAB
II
PEMBAHASAN
A. PENGERTIAN PERAN
Istilah peran dalam “Kamus Besar
Bahasa Indonesia” mempunyai arti pemain sandiwara (film), tukang lawak pada
permainan makyong, perangkat tingkah yang diharapkan dimiliki oleh orang yang
berkedudukan di masyarakat.
Peran merupakan aspek
dinamis kedudukan (status), apabila seseorang melaksanakan hak dan kewajibannya
sesuai dengan kedudukannya, maka ia menjalankan suatu peranan. Dari hal diatas
lebih lanjut kita lihat pendapat lain tentang peran yang telah ditetapkan
sebelumnya disebut sebagai peranan normatif. Sebagai peran normatif dalam
hubungannya dengan tugas dan kewajiban dinas perhubungan dalam penegakan hukum
mempunyai arti penegakan hukum secara total enforcement, yaitu penegakan hukum
secara penuh, (Soerjono Soekanto 1987: 220)
Peran adalah suatu rangkaian yang
teratur yang ditimbulkan karena suatu jabatan.Manusia sebagai makhluk sosial
memiliki kecenderungan untuk hidup berkelompok. Dalam kehidupan berkelompok
tadi akan terjadi interaksi antara anggota masyarakat yang satu dengan anggota
masyarakat yang lainnya. Tumbuhnya interaksi diantara mereka ada saling
ketergantungan. Dalam kehidupan bermasyarakat itu munculah apa yang dinamakan
peran (role). Peran merupakan aspek yang dinamis dari kedudukan seseorang,
apabila seseorang melaksanakan hak-hak dan kewajibannya sesuai dengan
kedudukannya maka orang yang bersangkutan menjalankan suatu peranan.Untuk
memberikan pemahaman yang lebih jelas ada baiknya terlebih dahulu kita pahami
tentang pengertian peran, (Miftah
Thoha, 1997).
Dari beberapa pengertian diatas
dapat disimpulkan bahwa peran adalah suatu sikap atau perilaku yang diharapkan
oleh banyak orang atau sekelompok orang terhadap seseorang yang memiliki status
atau kedudukan tertentu.
B. PERAN MANAJER
Di
dalam suatu perusahaan yang tidak memiliki manajer maka bisa dipastikan bahwa perusahaan tersebut
akan bangkrut karena proses manajemen dalam perusahaan tersebut tidak berjalan.
Walaupun sumberdaya alat dan infrastrukturnya lengkap namun apabila tidak ada
yang mengatur maka hal itu tidak akan ada artinya oleh karena itu peran manajer
sangatlah vital. Manajer yang hanya mau untuk menyuruh-nyuruh saja tanpa mau
dikoreksi apalagi disalahkan bukan seorang manajer yang baik, dan hal itu dapat
mennurunkan kualitas dan kinerja dari para bawahan yang dia bawahi, dan
akhirnya berdampak kepada keuntungan atau kelangsungan dari organisai itu
sendiri, agar perusahaan tidak menjadi korban dari hal tesebut maka perlu
dipilih seorang manajer yang baik yang mampu mengatasi masalah dan memiliki
ciri-ciri kepimpinan yang komunikatif.
1.
Seorang manajer harus memahami identitas
khususnya karakter dari bawahannya, misalnyakemapuan komunikasinya, keagresifan
dalam bertanya, kadar emosi dari bawahannya, dan pengetahuan dari suatu masalah
, hal ini menjadi penting karena untuk memperkecil distorsi informasi ketika
manajer akan mendengarkan dan merespon dan apresiasi yang disampaikan oleh
bawahannya
2.
Seorang manajer harus mampu memahami apa
yang disampaikan seorang bawahan termasuk dalam hal ini dan tujuan aspirasi,
dengan semakin paham mak akomunikasi semakin lancer maka tidak aka nada multi
tafdsir yang akan menggabungkan komunikasi tersebut.
3.
Selalu focus dan penuh perhatian kepada
para karyawan yang menyampoikan aspirasi
atau pesan, dan jangan memberikan kesan menajer melecehkan bawahannya
Menurut Hendry Mintzberg dalam buku
Manajemen Perilaku Organisasi ada 10 macam peran manajerial seorang manajer
yaitu :
1.
Interpersonal Roles (Peran Antar
Pribadi)
Kategori peran antar
pribadi ini adalah kategori peran
seorang manajer untuk memberikan informasi dan ide. Terdapat 3 peran manajer
yang digolongkan dalam kategori peran antar pribadi, ketigas peran tersebut
adalah :
·
Sosok atau Figure
Seorang manajer
memiliki tanggung jawab terhadap legal, sosial, seremonial, dan juga bertindak
sebagai symbol perusahaan.Seorang manajer diharapkan menjadi sumber inspirasi.
Sebagai contoh, seorang manajer biasanya akan melakukan hal-hal seremonial
seperti menghadiri acara pemotongan pita peresmian, menandatangani dokumen
legal (hukum), menyapa tamu perusahaan dan menjadi tuan rumah resepsi.
·
Pemimpin (Leader)
Seorang manajer
bertugas sebagai pemimpin dalam tim, departemen atau organisasinya. Menyeleksi
dan melatih karyawannya serta mengelola kinerja dan memotivasi karyawannya.
·
Penghubung (Liaison)
Seorang manajer harus
membangun dan menjaga komunikasi dengan kontak internal perusahaan maupun
kontak eksternal perusahaan. Contohnya berpartisipasi dalam pertemuan dengan
perwakilan dari devisi atau departemen lain ataupun organisasi lainnya.
2.
Informational Roles (Peran Informasi)
Pada peran informasi
ini seorang manajer berperan sebagai pengelola informasi. Ada 3 peran yang
tergolong dalam information rules adalah sebagai berikut :
·
Pemantau (Monitor)
Dalam peran pemantau
ini seorang manajer berperan sebagai pencari informasi yang berkaitan dengan
industry atau organisasinya .seorang manajer juga memantau tim yang dipimpinnya
baik dari segi produktifitas, kinerja maupun kenyamanan kinerja anggota timnya.
·
Penyebar informasi (Disseminator)
setelah mendapatkan
informasi, seorang manajer harus menyebarkan dan mengkomunikasikan informasi
tersebut ke orang lain yang ada di organisasinya atau mengkomunikasikan
informasi tersebut ke anggota timnya ataupun karyawan yang berkaitan lainnya
didalam perusahaan. Contoh peran penyebar informasi seorang manajer seperti
menyampaikan memo, email, atau laporan kepada bawahannya mengenai informasi
keputusan yang telah diambil
·
Juru Bicara (Spokes Person) seorang
manajer juga berperan sebagai juru bicara yang meneruskan informasi tentang
organisasinya dan tujuan organisasinya ke pihak luar.
3.
Decisional Roles (Peran Pengambil
Keputusan)
Seorang manajer juga
berperan sebagai wirausahawan, pemecah masalah, pembagi sumber daya dan
perunding. Keempat peran tersbut
termasuk ke dalam kategori decisional rules atau peran pengambil keputusan
·
Wirausahawan (Entrepreneur)
Seorang manajer harus
mampu membuat suatu perubahan dan mengendalikannya untuk kemajuan
organisasinya.Peran manajer disini adalah memecahkan masalaha dan menghasilkan
ide-ide baru serta menerapkannya dalam organisasi. Manajer harus merencanakan
masa depan organisasinya, membuat proyek-proyek perbaikan dan peningkatan
kualitas dan produktivitas.
·
Pemecah Masalah (Disturbance Handler)
Setiap organisasi pasti
menemukan masalh dan hambatan dalam operasionalnya. Ketika suatu permasalahan
atau hambatan terjadi, manajer harus bertanggung jawab untuk menyelesaikannya
.dan jika konflik diantara anggota timnya manajer harus menjadi penengah dan
mencarikan alternative strategis untuk menyelesaikan konflik tersebut .
·
Pembagi Sumber Daya (Reseource
Allocator)
Seorang manajer juga
berperan sebagai pembagi sumber daya yaitu menentukan dimana sumber daya
tersebut harus dialokasikan untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Sumber daya
yang dimaskud disini dapat berupa dana, tenaga kerja, material, mesin, dan
sumber daya lainnya
·
Negosiator
Seorang manajer adalah
seorang negosiator, berpartisipasi atau mengambil bagian dalam melakukan
negosiasi dengan pihak luar untuk memperjuangkan kepentingan bisnis
perusahaannya.
x
KESIMPULAN
Peran adalah suatu sikap atau perilaku
yang diharapkan oleh banyak orang atau sekelompok orang terhadap seseorang yang
memiliki status atau kedudukan tertentu.Peran manajer sangatlah penting karena
manjer bertugas untuk mengatur dan mengelola kegiatan perushaan. Dalam
menjalankan tugasnya dalam mengola perusahaan maka seorang manajer akan banyak
terlibat komunikasi dengan para karyawan. Oleh karena itu seorang manajer
diharapkan memiliki kemampuan komunikasi yang baik.Seorang manajer juga harus
mengenal karakter karyawan serta mampu menampung kritik dan saran dari
karyawan.
Menurut
Hendry Mintzberg ada beberapa peran manajer sebagai Interpersonal Roles (Peran
Antar Pribadi) yaitu sebagain sosok atau figure, pimpinan, dan
penghubung.Informational Roles (Peran Informasi) yaitu sebagai pemantau,
penyebar informasi dan juru bicara.Decisonal Roles (Peran Pengambil Keputusan)
yaitu sebagai wirausahawan, pemecah masalah, pembagi suymber daya dan
negosiator.
DAFTAR PUSTAKA
B.Siswanto, Pengantar Manajemen,Jakarta,
2005
Handoko,Hani, Manajemen, BPFE-Yogyakarta, Yogyakarta, 2015

Tidak ada komentar:
Posting Komentar